Senin, 31 Maret 2008

Kamarku

Oleh: Oktavia Catur Handini

“ Emh…Hari Minggu yang cerah “ Gumamku perlahan, sambil sibuk pada kegiatan rutinku tiap hari Minggu.Yup…apalagi kalau bukan bersantai-santai ria di kamarku yang penuh dengan berbagai barang-barang yang tak layak dipandang..He..he alias jorok banget gitu deh, istilahnya…
“ Okta…ayo cepat bangun..ini udah jam 7 lho” Seru Ibu dari dapur yang mungkin sedang mempersiapkan menu favoritku. Yah…bener Cumi-cumi goreng.
“Oah…” kantukku perlahan datang seketika. Kuedarkan pandangan mataku keseluruh penjuru kamar ini. Memang tampak acak sekali kelihatannya, tak ada unsue estetika di dalamnya..Lihat saja, dinding-dindingnya tampak semrawut. Ada poster David Beckam yang tergantung di sebelah kiri atas fotoku bersama keluarga waktu aku berlibur di pantai Parangtritis, Yogyakarta, sebulan yang lalu. Kemudian di sebelah kirinya juga tergantung sertifikat hasil olimpiade Biologi 2 tahun yang lalu serta berbagai barang-barang yang tak berguna di sekitarnya.. ” wah...memang jorok banget nih kamar” Pikirku cepat.
Tak berhenti sampai disitu saja, kutatap lagi rak berukuran sedang yang ada tepat di samping kanan ranjang tempat tidurku. Tampak berbagai macam buku-buku pelajaran yang tak selalu tak sempat ditata, karena selalu terburu-buru untuk tidur, ketika selesai belajar.” Ups...dasar pemalas” Gumamku pada diri sendiri.
Eits...tapi walaupun pemalas, tapi aku pinter juga lho, buktinya juga ada 3 piala yang berjejer di rakku..masih kuingat jelas, piala kejuaraan lomba basket antar sekolah, olimpiade Biologi, serta Festival taeter se-Jawa Timur, he..he.
” Okta....denger Ibu tidak Sih...Ayo, cepat bangun to, nduk...” Ulang Ibu untuk kedua kalinya...
” I..iya bu...Okta udah bangun..” jawabku kerasa-keras.
” Kalau udah bangun, cepat ke sini sebentar, bantuin ibu goreng cumi-cumi kesukaanmu ya...” balas Ibu dari dapur.
Waduh...gawat!!! mana suka aku masak, apalagi pasti disuruh goreng...paling-paling ntar kena minyak goreng, trus...waduh...aku haris cari alasan nih..tapi apa ya???
” Okta...cepat kesini ya, Ibu lagi sibuk nih” panggil Ibu keras-keras.
”Bu...maaf, Aku lagi bersih-bersih kamar” jawabku tak kalah keras..Ups...akhirnya jawaban itu yang keluar dari mulutku...istilahnya White Lie.
Untuk menyelamatkan diri sendiri...he..he
Mataku beralih pada hewan piaraan yang ada di sebelah pintu kamarku...waduh, banyak banget ada Hamster, ikan Louhan yang kubeli bersama ayah seminggu yang lalu, serta tarantula..Emh...menjijikkan banget!!! Masak hewan piaraan jadi satu kamar denganku? He..he
” Oh...bagus banget ya, disuruh bantu masak kok malah berdiri di kamar tanpa kerjaan” Ibu mengagetkanku dari belakang..
” Eh, Ibu..maaf ya bu...memang rencananya mau mbersihkan ma nata kamar..Tuh, lihat kan, posisinya gak karuan. Ada Hamster, trus rak buku yang gak tertata dengan bagus...Duh, aku bingung bu, mau mulai nata dari mana? Ucapku akhirnya, sambil berdoa dalam hati semoga Ibu tidak marah atas kebohonganku tadi.
” Oh...jadi kamu udah ada niat tuk nata kamarmu yang acak-acakan kayak kapal pecah ini ya? Sindir Ibu pelan-pelan.
” Ibu...jangan terus ngeledekin aku dong, kasih solusi gitu dong Bu..” Rengekku perlahan.
” Iya deh..Ibu kasih solusi. Pertama pilih dan pisahkan barang-barang yag masih berguna untuk disimpan di tempat tersendiri. Kemudian barang yang sekiranya tidak perlu misalnya kertas-kertas yang udah gak kepakai, dibuang ke tempat sampah.lalu buku-buku bekasmu bisa kamu sumbangkan ke panti Asuhan atau tetangga dekat kita yang membutuhkan buku itu, atau bisa juga buku-buku itu kamu tukar dengan buku yang lain di pasar tempat kamu biasanya membeli buku-buku itu..Gimana?” Urai ibu panjang lebar.
” Wah...hebat banget idenya, Ibu...” Teriakku gembira.
” Ya, dong!!! Siapa dulu ibunya...oke..sekarang kamu bersihin kamar kamu yang kayak kapal pecah ini ya...” pinta ibu
Ibu pun segera berlalu dari hadapanku, mungkin tidak tahan melihat pemandangan kamar yang memang seperti kapal pecah ini..
“ Mana yang harus kubersihkan dulu ya? Ucapku bingung.
Emh...akupun mulai mencari secarik kertas yang akan kugunakan untuk merenovasi kamarku...duh..mana lagi kertas kosong...semuanya penuh dengan coretan di mana-mana. Ah...ini udah ketemu..aku mulai membuat rancangan. Terlebih dahulu aku bertanya dalam hati, kenapa aku bisa memutuskan untuk mengganti kamarku ini..apa ya kira-kira? Yup..tentu saja karena selain bosan, akupun ingin memberikan ganti rupa atas kamarku ini..yah pertanyaan pertama mulai terjawab. Trus kapan ya, hari renovasinya? Kupikir-pikir, sekarang dan hari inilah waktu yang tepat untuk melakukannya.
Kemudian mataku tertumbuk pada karpet dan dinding di sudut kamarku. Yup...harus diganti warnanya agar lebih menarik.mungkin dengan warna nuansa hitam putih akan lebih memberikan nuansa yang beda. Kemudian apalagi ya? Oh..iya bagian yang penting dan tak terlupakan adalah aku harus membuat denah kamarku, untuk penataan semuanya..aku mulai menggambar mulai dari sudut jendela, pintu, soket hingga pada lampu kamarku.. trus apalagi ya? Pikirku...
“ Okta..sudah belum menata ka....” ucapan ibu terpotong seketika ketika melihat kamarku yang masih seperti kapal pecah..
” Apa yang kamu lakukan dari tadi, sayangku” ucap Ibu marah..
” He..he aku lagi mikir plus ngerancang, kira-kira apa yang akan kulakukan pertama kali Ibu terhadap kamar ini...’ ucapku membela diri..
” Waduh...waduh nata kamar kok pakai acara ngerancang-ngerancang segala, seperti arsitek saja”. Potong Ibu
” Ya..iya dong Bu, sapa dulu Ibunya” Ucapku..
” Oke...jam berapa kamu mulai nata kamarnya? Ini dah dzuhur lho..”
” Wah...dah dzuhur? Gawat...Aku ada latihan basket jam 2 nanti...ya dah bu aku mau shalat plus cicipin cumi-cumi goreng yang sudah ibu masak...” Ucapku sambil berlalu..
” Hey...Okta, trus kapan kamu mulai nata kamarnya?”Tanya Ibu.
” Lain kali saja bu.... ” Teriakku dari kamar mandi
Aku sudah bisa membayangkan bagaimana ekspresi Ibu, pasti bengong, bingung sama anak semata wayangnya ini, he..he.
 

3 komentar:

lara mengatakan...

ass...wah cerpennya bagus lo,...
emmm inikan tentang "kamarku" tentang senjaku kapan mbak ?
http//laraasih.com

My Muharram mengatakan...

lumayan,...
besok-besok lebih kreatif ya he he he

karyahanokta mengatakan...

Assalamualaikum wr.wb....
Wah cerpennya baguss,......
emang bener2 dech mbak-Q stu in, ada aja idenya, kreatif ya. Adek tunggu karya yang laen ya, oTre mbak-Q chayank!!!
Semangat...semangat....