APA ITU CERPEN ?
Oleh : Oktavia Catur Handini
Menurut Marahimin dalam bukunya Menulis Secara Populer, cerpen bukan penggalan sebuah novel, bukan pula sebuah novel yang disingkat, akan tetapi Cerpen itu adalah sebuah cerita rekaan yang lengkap.
Pengarang cerpen hanya ingin mengemukakan suatu hal secara tajam. Ini sebabnya dalam cerpen amat dituntut ekonomi bahasa. Segalanya harus terseleksi secara ketat, agar apa yang hendak dikemukakan sampai pada pembacanya secara tajam. Ketajaman inilah sebagai tujuan penulisan cerita pendek.
Di dalam cerpen, tokoh-tokoh yang memegang peranan tidak banyak jumlahnya, hanya seorang, atau sekitar empat orang paling banyak, itu pun tidak seluruh kepribadian tokoh, atau tokoh, atau tokoh-tokoh, itu diungkapkan di dalam cerita. Fokus, atau pusat perhatian di dalam cerita itu pun hanya satu. Konfliknya pun hanya satu, dan ketika cerita itu pun dimulai, konflik itu sudah hadir di situ. Tinggal bagaimana menyelesaikannya saja.
Karena pendeknya, cerpen biasanya tidak ditemukan adanya perkembangan di dalam cerita itu. Peristiwanya singkat, kepribadian tokoh, atau tokoh-tokoh pun tidak berkembang, dan tidak ditemukan adanya perubahan nasib tokoh. Dan ketika konflik yang hanya satu itu terselesaikan, sehingga tidak dapat diketahui bagaimana kelanjutan cerita itu.
Lebih lanjut, Nadjid dalam bukunya Apresiasi Prosa Fiksi, cerpen ialah prosa fiksi yang relatif pendek. Kependekan tersebut tentulah sangat berkaitan erat dengan tema atau permasalahan yang diangkat dalam suatu cerita. Meskipun demikian, sebuah cerpen tidak dapat dikatakan sebagai bentuk novel yang dipendekkan dan bukan pula sebagai bagian atau fragmen dari sebuah novel.
Kharakteristik cerpen antara lain sebagai berikut.
1. Memiliki alur tunggal
2. Jumlah pelaku/ tokoh yang terbatas (berjumlah kecil)
3. Mencangkup peristiwa yang terbatas pula
4. Kualitas watak tokoh dalam cerpen jarang dikembangkan secara penuh
5. Watak tokoh cenderung dibatasi
6. Karakter tokoh dalam cerpen langsung ditunjukkan oleh pengarangnya melalui narasi, deskripsi atau komentar.
7. Rentang waktu cerita yang terbatas, misalnya semalam, sehari, seminggu, sebulan dan yang lain.

0 komentar:
Poskan Komentar